Menikah merupakan sunnah (jalan hidup) para nabi dan rasul ‘alaihimus salam sebagaimana difir-mankan Allah Subhannahu wa Ta’ala ,
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan.” (Ar-Ra’d: 38)
Di saat seseorang melaksanakan aqad pernikahan, maka ia akan mendapatkan
banyak ucapan do’a dari para undangan dengan do’a keberkahan sebagaimana
diajarkan oleh Rasulullah SAW; “Semoga Allah memberkahimu, dan
menetapkan keberkahan atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam
kebaikan.” Do’a ini sarat dengan makna yang mendalam, bahwa pernikahan
seharusnya akan mendatangkan banyak keberkahan bagi pelakunya. Namun
kenyataannya, kita mendapati banyak fenomena yang menunjukkan tidak
adanya keberkahan hidup berumah tangga setelah pernikahan, baik di
kalangan masyarakat umum maupun di kalangan keluarga du’at (kader
dakwah). Wujud ketidakberkahan dalam pernikahan itu bisa dilihat dari
berbagai segi, baik yang bersifat materil ataupun non materil.
Baca entri selengkapnya »
Tuhan yang Mahabaik memberi kita ikan,
tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.
Demikian juga Jika kamu terus menunggu waktu yang tepat,
mungkin kamu tidak akan pernah mulai.
Mulailah sekarang…
“Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya bersinar indah di surga sana ataukah wajah ini yang akan hangus legam terbakar dalam bara jahannam?”
Lalu tatap mata kita, seraya bertanya, “Apakah mata ini yang kelak dapat menatap penuh kelezatan dan kerinduan, menatap ALLOH Yang Mahaagung, menatap keindahan surga, menatap Rasulullah, menatap para Nabi, menatap kekasih-kekasih ALLOH kelak? Ataukah mata ini yang akan terbeliak, melotot, menganga, terburai, meleleh ditusuk baja membara? Akankah mata terlibat maksiat ini akan menyelamatkan? Wahai mata apa gerangan yang kau tatap selama ini?”
Salah satu kebahagiaan adalah ketika melihat orang yang kita cintai bahagia. Kebahagiaan jenis ini levelnya lebih tinggi dari kebahagiaan yang bersifat individual. Boleh jadi, ini masuk dalam kategori kebahagiaan sosial.